Beriklan di Blog Ini? .
MURAH DAN MUDAH.
Info Lebih Lanjut [ KONTAK KAMI]

Biografi Henry Briggs

Henry Briggs, seorang anak yang dilahirkan di Warley Wood, Halifax, Yorkshie, Inggris. Dalam catatan sejarah Briggs tercatat terlahir 1561. Namun ada ahli sejarah yang menyatakan dia lahir pada tahun 1556. Tak banyak informasi lebih lanjut tentang Briggs ini kecuali tentang saudaranya Richard Briggs sebagai kepala sekolah di Norfolk. Pada masa kecilnya Briggs bersekolah di Warley Wood. Dia dikenal sangat fasik berbahasa latin.
Henry Briggs

Pendidikan Henry Briggs

Pada tahun 1577, Henry menempuh pendidikan di College St John dan menerima gelar BA pada tahun 1581 dan gelar MA 4 tahun kemudian. Pada tahun 1588 Briggs diangkat menjadi guru fisika di College St John. Di samping itu dia juga menjadi pengajar dan peneliti matematika di Universitas Cambridge. Pada tahun 1596, Briggs dikenal sebagai profesor geometri pertama di College Gresham. Meski college tersebut baru berdiri, namun Briggs menjadi penajar di sana selama 23 tahun. College ini yang nantinya akan menjadi Royal Society London (ini terjadi setelah 25 tahun Briggs berhenti mngajar di sana).

Berdasarkan surat menyurat Briggs dengan James Ussher diketahui bahwasanya Briggs sebenarnya tertarik untuk bidang astronomi dan ellips. Ketika itu Ussher telah menjadi seorang pengajar di College Trinity, Dublin Jerman. Astronomi dan elips merupakan topik yang banyak menggunakan perhitungan. Hal ini yang membuat Briggs tertarik dengan alasan ingin mengaplikasikan logaritma hasil temuan John Napier tersebut ke dalam Astronomi. Briggs membaca tulisan Napier pada tahun 1614 dalam bahasa latin.

Setahun berikutnya Briggs berkesempatan mengunjungi John Napier. Setelah berdiskusi, dalam perjumpaan mereka, Briggs yang memberikan usulan agar logaritma dasar digunakan adalah berbasis 10. Hasil usulan ini bisa kita liha dan gunakan hinga sekarang. Selain itu karena hobinya berhitung, Briggs juga menawarkan diri untk menyusun tabel logaritma.

Karena keseriusan Briggs dalam logaritma, maka pada tahun 1617 Briggs berhasil menerbitkan sebuah karya beliau dalam bentuk buku yang berjudul  Logarithmorum Chilias Prima, di London. Namun pada tahun yang sama Napier meninggal. Untuk menghargai 'guru' tersebut nama dan ucapan terima kasih pada  Napier disebutkan dalam kata pengantar pada buku tersebut. Baca : Sejarah Penemuan Algoritma.

Hasil Karya Henry Briggs

Setelah buku pertamanya Logarithmorum Chilias Prima, terbit tahun 1617, berikutnya Briggs menerbitkan karya berikutnya yang berjudul Arithmetica Logarithmica pada tahun 1624. Dalam buku itu Briggs melakukan penyajian logaritma bilangan asli dari 1 sampai 20.000 dan 90.000 sampai 100.000 dengan 14 angka di belakang koma.  Di sana juga terdapat fungsi Sin dengan 15 angka di belakang koma, fungsi-fungsi Tangen dan Secan dengan 10 angka di bekalang koma. Tabel lengkap dicetak di Gouda di Belanda. Pada tahun 1628, ahli matematika lainnya Vlacq menambahkan logaritma bilangan asli untuk 20.000 sampai dengan 90.000. Sebelum meninggal, Briggs menyerahkan proyek ini ini kepada Gellibrand yang ketika itu adalah profesor astronomi di Gresham College dan sangat tertarik dengan aplikasi logaritma bagi trigonometri. Ketertarikan ini diungkapkan dengan menyisipkan aplikasi logaritma untuk trigonometri bidang maupun trigonometri ruang.

Sebenarnya pada periode tersebut bangsa Inggris tidak terlalu tertarik dengan geometri. Namun Briggs memperkenalkan geometri ketika mengajar di Oxford. Pertama kali Briggs mengajarkan geometri Euclid di Oxford dengan memulai mengajarkan enam seri buku geometri Euclid. Selanjutnya dikenalah ahli geometri baru di Inggris setelah Briggs yaitu Isaac Barrow. Bisa disimpulkan Briggs yang memmotivasi Inggris untuk mempelajari geometri lagi.
Salah satu bentuk lain jasa beliau adalah dengan memperknalkan sistem Briggia dalam logaritma. Beberapa teknik pengunaan logaritma dalam bidan astronomi juga menjadi andil belia kala itu. Dan yang terpenting adalah dengan jasa beliau dalam menyusun sistem dan tabel logaritma meskipun logaritma tersebut dicetuskan oleh John Napier. Baca :Algoritma Euclid.


Loading...