Kapan ya Waktu yang Tepat Untuk Belajar?

 Sebelum pandemi, kita semua tahu bagaimana sistem pembelajaran anak pada umumnya: sekolah selama delapan jam atau lebih di sekolah kemudian menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah pada sore atau malam hari. Sebagai orang tua seringkali kita lupa mengatur waktu yang tepat bagi anak dalam proses belajarnya. Semua hal menyangkut pendidikan formal dilimpahkan kepada guru dan pihak sekolah. Peran orang tua sangat minim.

Kebijakan pemerintah mengenai sekolah dari rumah atau sistem belajar secara online atau daring selama masa pandemi sedikit banyak menggeser kebiasaan di atas baik terhadap murid maupun orang tua. Keterlibatan orang tua menjadi lebih penting dari sebelumnya. Orang tidak hanya ada ketika membantu anak menyelesaikan tugas-tugas sekolah tetapi lebih dari itu menjadi pembimbing bahkan mentor anaknya.

Dengan sistem kelas online sangat memungkinkan bahwa proses belajar mengajar tanpa tatap muka langsung di kelas luring (offline) bisa terjadi kapan saja. Tidak selalu pagi atau siang seperti pada masa sekolah normal. Guru bisa saja menggeser waktu belajarnya sesuai kondisi. Kesigapan orang tua dibutuhkan bagi proses transisi anak untuk menerima pelajaran.

Hal pertama yang dilakukan orang adalah mengatur ulang jadwal belajar anak setiap hari. Kesepakatan kapan kelas online dilakukan setiap hari antara guru dan orang tua murid mempengaruhi ini. Jadwal belajar ini sangat penting mengingat anak sedang mendapat banyak kelonggaran karena tidak harus berangkat ke sekolah. Dengan jadwal belajar, anak akan tetap berada dalam proses belajar mengajar tersebut, tidak membuang waktu melakukan hal lain seperti halnya berlibur atau berakhir pekan.

Dalam menciptakan kondisi belajar dan membuat penjadwalan yang baik, orang tua harus memahami hal berikut. Kapan waktu yang tepat bagi anak untuk belajar. Ini menjadi sulit karena anak di luar kontrol gurunya. Orang tua dituntut untuk mengganti peran ini supaya pendidikan anak tetap berada di jalurnya. Mengetahui kapan waktu yang tepat bagi anak untuk belajar mempengaruhi seluruh aktivitas belajar anak selama kelas online. Mengapa semikian? Berikut penjelasannya.



MEMAHAMI KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK KINERJA OTAK ANAK

Pagi hari.

Dua faktor yang berpengaruh pada pertumbuhan otak anak adalah kualitas tidur khususnya malam hari dan nutrisi pada makanan sehari-hari. Ketika bangun dari tidur, otak anak lebih tajam dari sebelumnya. Otak lebih jernih dan waspada dan belum terdistraksi berbagai macam hal Mereka akan lebih mudah mengingat hal-hal yang baru, detail-detail dari macam hal-hal seperti hari, nama, jumlah. Orang tua harus paham ini. Maka saat yang tepat untuk membaca buku pelajaran adalah pagi hari. Setelah sarapan, orang tua anak membimbing anak membuka buku-buku sekolah mereka dan membaca hal-hal yang diwajibkan untuk mereka pelajari. Mereka bisa belajar banyak hal sesuai jadwal mata pelajaran hari ini.

Sore hari.

Jika anak diberikan pekerjaan rumah oleh guru, maka sore hari adalah waktu yang tepat untuk menyelesaikannya. Pada sore hari secara umum otak lebih mudah berintegrasi, mengaplikasikan hal baru atau rumus-rumus baru yang mereka pelajari sebelumnya. Kesempatan ini adalah waktu yang tepat untuk mengaplikasikan apa yang telah mereka baca atau dengar dari gurunya. 

WAKTU TERBAIK UNTUK BELAJAR

Pada dasarnya, tidak ada waktu ideal untuk belajar. Otak selalu mampu menerima informasi baru setiap saat, bahkan dalam hal tertentu otak masih bekerja ketika kita tidur. Yang perlu diperhatikan adalah kapan anak kita memiliki paling banyak energi sehingga ketika dia menggunakan otaknya untuk belajar maka hasilnya akan lebih maksimal. Beberapa anak mempunyai energi yang bagus pada pagi hari, beberapa yang lain lebih tampak pada sore hari atau di awal malam hari. Sangat tidak disarankan mengizinkan anak atau bahkan memaksa anak belajar pada larut malam.

Pagi hari.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa pagi hari otak anak lebih tajam dan awas, maka orang tua dapat menggunakannya untuk belajar anak mereka. Belajar pada pagi hari lebih efektif dan efisien karena otak masih sangat fokus sementara tubuh atau energi sedang pada puncaknya usai bangun tidur dan sarapan. Walaupun tidak semua anak bisa demikian, namun penelitian menunjukan hal tersebut. Sebagian anak mungkin lebih fokus pada siang atau sore hari, tetapi lebih dianjurkan untuk menggunakan pagi hari untuk belajar.

Beberapa manfaat belajar di pagi hari adalah:

Usai bangun tidur, otak dalam kondisi segar dan baru bekerja secara aktif. Ketika digunakan untuk belajar atau membaca maka informasi yang diterima akan lebih mudah dicerna.

Kondisi lingkungan dan rumah pada pagi hari memungkinkan untuk belajar. Saat udara masih segar dan dengan cahaya alami yang masuk ke mata maka otak menjadi lebih peka dan waspada. Mengumpulkan informasi, menghafal dan membaca sangat ampuh pada pagi hari.

Jika pagi hari digunakan untuk kelas online atau belajar dalam kelompok kecil, maka hasilnya lebih efektif. Setiap anak yang bergabung sedang berada pada level otak yang bagus.

Belajar di pagi hari selepas bangun tidur tentu saja tidak mengganggu waktu tidur anak. Dalam hal ini anak tidak akan cepat bosan atau tertidur.

Sore hari atau di awal malam hari.Sebagian anak memiliki energi yang baik justru pada sore hari atau menjelang malam. Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya misalnya kondisi rumah yang lebih tenang, cahaya lampu, udara dan faktor lain. Tidak masalah selama pada saat itu anak sedang memiliki energi sehingga dia mampu menerima informasi. Orang tua yang paham hal ini akan menyiapkan waktu untuk membimbing anaknya belajar. Perlu dipertimbangkan adalah jam belajar anaknya tidak sampai larut malam yang membuatnya kehilangan kualitas tidur mengingat anak-anak butuh 8 samapi 9 jam tidur malam untuk pertumbuhan otaknya. Beberapa manfaat belajar pada sore atau malam hari bagi anak adalah:

Seperti halnya pagi hari, sore atau menjelang malam adalah waktu yang tenang. Anak akan memiliki tingkat kosentrasi yang baik di waktu ini.

Otak cenderung lebih kreatifMempelajari hal baru dan mengingat informasi akan memiliki memori yang baik di dalam otak anak ketika anak membawa hal-hal tersebut ke alam tidur mereka. Artinya ketika tidur, pembelajaran yang baru saja peroleh pada sore atau malam akan diingat dengan baik.

Dengan pertimbangan di atas maka dapat disimpulkan bahwa waktu yang terbaik untuk belajar anak adalah ketika mereka dalam kondisi siap. Orang tua sudah semestinya memberi perhatian terlebih dengan longgarnya bimbingan dari guru kepada murid dalam masa pandemi ini. Penjadwalan yang baik turut membantu anak untuk mengkondisikan diri. Keterlibatan orang tua akan sangat mempengaruhi berhasil atau tidaknya proses belajar dari rumah atau kelas online terhadap ana-anak mereka.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.