Hindari Kesalahan Ini Saat Trading Binary Options


Ketika Anda memutuskan untuk terjun dalam trading di Binary Option, tentu tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan dan kesuksesan yang maksimal. Sayangnya sering kali pada prosesnya, tanpa Anda sadari turut melakukan berbagai kesalahan yang umum dilakukan oleh para trader pemula.

Di dalam Binary Option, sekecil apapun kesalahan Anda ketika trading akan membawa resiko kerugian yang tentu tidak diharapkan. Oleh sebab itu, kami hadirkan beberapa contoh kesalahan yang umum dilakukan trader pemula agar Anda tidak turut melakukan kesalahan yang sama.

Trading yang Kurang Persiapan

Meski trading di Binary Option tidak serumit Forex, tetapi memutuskan langsung terjun di trading live sebagai langkah awal merupakan keputusan yang amat fatal. Sesimple apapun sebuah trading, tetap memerlukan persiapan dan bekal ilmu juga pemahaman yang matang. Hal itu bertujuan menghindari kerugian dan agar Anda dapat mengatasi apabila muncul kesulitan.

Maka ada baiknya jika Anda yang mungkin masih tergolong sebagai trader pemula, menggali lebih dalam lagi segala pengetahuan tentang Binary Option. Bukan sekedar teori mekanisme kerja saja, melainkan juga bagaimana Anda harus menganalisa, sebab dan kemungkinan untung-rugi dan juga manajemen keuangan. Hal ini dapat menjadi bekal bermanfaat bagi Anda.
Trading Binary Options

Ketika segala pengetahuan sudah Anda pahami, jangan terburu-buru untuk segera memulai trading. Manfaatkan akun demo untuk menjajal kemampuan serta uji coba praktik trading dengan pengalaman nyata, sebelum Anda berhadapan dengan resiko serta pilihan yang sebenarnya.

Dari sini awal kejelian dan ketajaman analisa Anda akan diuji. Semakin sering diasah, tentu akan semakin tajam dan meminimalisir pengambilan keputusan atau langkah yang salah. Saat sudah benar-benar paham dan menguasai, Anda dapat mulai bergabung di dunia trading yang asli.

Trader Pemula Seringkali Tidak Jeli dalam Memilih Broker

Sebagai trader pemula, jangan mudah percaya pada broker yang pertama Anda temui. Sebab dengan begitu bisa saja Anda justru menutup kemungkinan untuk mengerti berbagai tipe broker yang ada di Binary. Seringkali penawaran menarik dari broker membuat trader pemula terlalu cepat menyimpulkan tanpa ada keinginan mengorek lebih dalam tentang kualitas broker yang bersangkutan.

Padahal, ada beberapa aspek dari seorang broker yang justru dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum Anda menjatuhkan pilihan. Contoh aspek tersebut diantaranya mengenai metode pembayaran dan juga regulasi, serta masih banyak lagi beberapa aspek seorang broker yang penting untuk Anda teliti.

Cara terampuh dalam memilih dan mendapatkan broker yang tepat dalam Binary Option ialah dengan melakukan komparasi antara satu broker dengan lainnya. Dengan begitu Anda dapat melihat plus-minus kualitas seorang broker dibandingkan yang lain. Sehingga ketika menjatuhkan pilihan, Anda sudah memiliki gambaran mengenai kualifikasi broker dan perjalanan trading Anda nantinya.

Pengaturan Jumlah Deposit yang Kurang Tepat

Kebanyakan trader pemula kurang tepat dalam mengatur jumlah deposit. Terkadang terlalu besar, lain waktu justru sebaliknya. Sementara, jumlah deposit memberi pengaruh cukup besar pada kemungkinan untung dan rugi Anda dalam trading. Deposit terlalu kecil memungkinkan terjadinya over trading, sebaliknya deposit besar memungkinkan resiko trading yang juga besar.

Contoh kasus misalnya, ketika trader menempatkan deposit rendah trader termotivasi untuk menempatkan banyak opsi dengan harapan memperoleh profit tinggi dari deposit minim tadi. Padahal, justru cara trading seperti ini memungkinkan kerugian dalam jumlah besar akibat keserakahan dan ketidak mampuan mengatur frekuensi.

Hal paling tepat untuk Anda lakukan adalah melakukan deposit sesuai kapasitas modal dan kemampuan Anda dalam transaksi trading. Di samping itu, Anda juga harus tetap realistis dalam berekspektasi. Dengan modal 30 USD tentu tidak logis jika berharap memperoleh profit ratusan dolar dalam kurun waktu satu bulan.

Trader Pemula Kurang Tepat dalam Pemilihan Instrumen Trading

Pemilihan instrumen trading sama pentingnya dengan ketika Anda menganalisa, menentukan sistem serta memilih broker untuk trading. Ketika pemilihan instrumen kurang tepat, dapat dipastikan Anda akan mengalami kegagalan dalam trading Binary Option. Jadi, pilih instrumen yang dapat Anda pahami dan analisa pergerakannya dengan mudah.

Anda dapat memilih komoditas, pair Forex, saham maupun indeks saham untuk Anda jadikan instrumen trading Binary Option. Pilih salah satu instrumen yang benar-benar Anda pahami, lalu jangan lupa untuk diversifikasi aset. Dengan langkah tepat dan dalam pemahaman Anda, maka trading dapat dijalankan dengan nyaman serta memberi hasil sesuai harapan.

Hal yang perlu diperhatikan oleh trader pemula yang pertama adalah untuk tidak mudah berpindah instrumen. Sebab hal tersebut justru mempersulit Anda dalam menguasai pergerakan harga tiap instrumen. Anda juga tidak akan siap merespon apabila terjadi perubahan kondisi pada instrumen tersebut.

Hal berikutnya yaitu jangan menjadikan asumsi umum sebagai dasar dalam memilih instrumen. Pilih berdasarkan tingkat pemahaman Anda atas instrumen tersebut, semakin Anda memahami maka lebih baik. Sebab, sebelum Anda mencoba sendiri trading dengan suatu instrumen dalam jangka panjang, asumsi yang menjadi pendapat trader kebanyakan masih dapat dipatahkan.

Instrumen dapat menjadi senjata pamungkas guna mendatangkan keuntungan bagi Anda. Namun, di saat yang sama juga mampu menjadi boomerang dengan menghasilkan kerugian.

Tidak Menguasai Trading dalam Jangka Pendek

Expiry Time hingga 60 detik yang dihadirkan Binary Option, menjadi surga para trader jangka pendek. Namun, metode ini tidak mudah dilakukan karena selain menguras emosi juga penuh dengan spekulasi. Maka jika Anda memilih menjadi trader jangka pendek dan mengharap kesuksesan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.
  1. Aturlah manajemen keuangan dengan baik
  2. Buat sistem trading yang akan Anda jalankan dengan penuh konsistensi
  3. Tidak melibatkan emosi ketika trading. Seperti membalas dendam saat kalah, maupun over trading saat profit telah Anda dapatkan
  4. Asah kemampuan Anda dalam berstrategi dengan memnfaatkan akun demo. Anda juga dapat langsung menggunakan akun real dengan catatan menggunakan kapital minimum terlebih dahulu
  5. Selalu ingat dan tanamkan dalam pikiran Anda, bahwa trading Binary Option adalah bisnis beresiko tinggi. Anda harus siap dengan segala kemungkinan yang ada jika benar-benar ingin terjun di bidang ini.

Membagi Modal ke dalam Banyak Akun

Manajemen keuangan yang Anda terapkan akan sangat menentukan masa depan. Ketika memutuskan untuk membagi modal dalam banyak akun pada platform trading yang berbeda-beda, sebenarnya hal tersebut justru menjadi manajemen keuangan yang buruk dan akan membuat Anda terpuruk.

Anda bisa jadi kewalahan karena kebingungan dalam mengatur posisi opsi dan memantau pergerakan dari setiap akun. Hasilnya, pembagian resiko menjadi kacau dan Anda tidak dapat merespon dengan tepat setiap perubahan karena banyaknya trading yang Anda kelola dalam waktu bersamaan.

Menyepelekan Komisi

Di dalam Binary Option memang tidak ada spread maupun komisi trading. Namun, ada komisi deposit serta withdrawal yang tetap harus Anda perhitungkan. Meski biaya tersebut hanya dikenakan pada proses transfer melalui metode pembayaran tertentu.

Coba bayangkan berapa budget komisi yang harus Anda keluarkan jika dalam waktu tertentu Anda banyak mentransfer dan harus membayar biaya komisi tersebut. Hal tersebut juga termasuk pengeluaran dan tetap mengurangi profit yang Anda dapatkan. Sebab itulah, nominal komisi yang Anda keluarkan bukan hal yang patut disepelekan.

Sebagai seorang trader terutama jika memilih bergabung dalam Binary Option, Anda dituntut untuk fokus agar dapat berstrategi dan merespon dengan tepat. Segala sesuatu juga harus Anda perhitungkan secara mendetil. Sebab berawal dari hal kecil yang Anda anggap sepele, mungkin saja suatu saat menjadi batu sandungan yang cukup berarti dalam karir trading Anda.

Baik Binary Option ataupun trading konvensional, memerlukan konsistensi dari seorang trader dalam menjalankan sistem trading. Saat Anda tetap menjalankan rencana trading sesuai sistem dan berhasil meminimalkan adanya fear (ketakutan) dan greed (keserakahan) maka kesuksesan jangka panjang karir trading Anda sudah berada di depan mata.
Baca Juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar